Langsung ke konten utama

Postingan

MENCIPTAKAN DAYA MAGNETIS GURU MELALUI HYPNOSTUDYING

Daya magnetis adalah sebuah kekuatan yang muncul dari suatu benda atau orang untuk menarik benda lain atau orang lain sehingga tercipta sesuatu yang luar biasa. Daya magnetis ini seperti sebuah magnet yang menarik besi, memiliki kekuatan tersendiri untuk dapat menarik dan bersatu dengan besi. Manusia juga bisa seperti magnet karena manusia memiliki mental dan fisik, tubuh dan pikiran serta memiliki kekuatan pribadi. Ada banyak orang yang memiliki bentuk fisik yang ideal, tampilan fisik yang sempurna, paras yang elok, bentuk tubuh yang menarik sehingga dengan tampilan fisik tersebut membuat orang lain tertarik dan terpesona. Begitu juga ada banyak orang yang  memiliki daya tarik mental yang kuat yaitu orang yang memiliki kepercayaan dan pengendalian diri yang tinggi, kecerdasan emosi yang tinggi, pantang menyerah, menjadikan pelajaran dari sebuah kesalahan atau kegagalan, menghargai kesuksesaan orang lain, berusaha keras untuk menggapai sesuatu dan tidak terjebak dengan masa lalu ...

MENGATASI MASALAH BELAJAR ANAK MELALUI HYPNOSTUDYING

Istilah hipnotis adalah istilah yang tidak asing lagi bagi kita. Istilah ini sering didengar dan prakteknya banyak digunakan untuk pengobatan atau medis, hiburan, sosial, sampai pada bidang pendidikan. Hipnotis artinya mensugesti orang lain agar terpengaruh dengan ucapan, pikiran, perasaan dan tindakan untuk melakukan sesuatu. Sugesti biasanya dilakukan melalui rangkaian kata yang menarik dan meyakinkan sehingga orang yang diberi sugesti akan menuruti dan melaksanakan apa yang disugesti tanpa berpikir kritis dan rasional. Untuk membuat rangkaian kata yang menarik dimulai dengan menampakkan gagasan yang disertai dengan alasan, bukti, dan contoh yang kuat untuk meyakinkan orang yang disugesti, kemudian diikuti dengan ajakan, bujukan, rayuan, imbauan dan saran. Sugesti merupakan kunci sukses dalam hypnostuding. Untuk membahas lebih mendalam tentang hal ini, maka penulis merujuk dari bukunya Deni Mahardika dengan judul “Menerapkan Hypnostudying”. Hypnostudying adalah hipnotis yang diter...

MENJADIKAN RUMAH SEBAGAI SURGA BAGI ANAK

Rumah adalah tempat terbaik dalam menghilangkan lelah, penat, kesibukan, dan tempat mengumpulkan pundi-pundi kebahagiaan. Kebahagiaan di rumah bukan dengan tumpukan harta dan tahta, akan tetapi kebersamaan dan kehidupan yang menyenangkan dengan keluarga. Keluarga yang harmonis adalah keluarga yang dihiasi dengan kasih sayang antara ayah, ibu, dan anak. Dalam memberikan kasih sayang bagi anak, orang tua harus mendidik anak dengan baik dan menjadikan rumah sebagai tempat belajar yang pertama   dan utama bagi anak, sehingga anak juga akan menjadikan rumah sebagai taman surga baginya. Untuk menjadikan rumah sebagai surga bagi anak, Nur Solihin dalam bukunya “Rumahku Madrasahku" mengemukakan beberapa hal yaitu : Pertama , rumahku, surga bagi anakku. Rumah yang baik akan terasa bagai surga bagi penghuninya. Rasulullah saw. menyatakan keindahan rumah beliau ungkapan rumahku surgaku. Beliau menjadikan rumah layaknya madrasah. Setiap pagi, beliau memberikan nasehat-nasehat agama kepad...

Mengubah Dosa Jadi Pahala

Manusia adalah makhluk yang diberi akal dan hati nurani. Dengan keduanya, maka manusia mampu membedakan antara yang baik dan buruk. Ini juga yang membedakannya dengan makhluk lainnya. Kedua potensi ini menjadikan manusia sangat sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Olehnya itu, manusia harus memanfaatkan potensi tersebut dengan cara memelihara dan menjaganya dengan baik   untuk mengabdi kepada-Nya. Dalam mengabdi kepada Allah swt., manusia selalu saja melakukan kesalahan dan dosa. Kesalahan tersebut akan menambah noda atau titik hitam dalam hatinya. Titik hitam itu akan pudar dan bahkan akan hilang jika kita menyadari kesalahan tersebut dan berjanji tidak melakukannya lagi. Begitu juga dosa. Dosa kita akan diampuni Allah swt., jika kita intropeksi diri dan mengubah dosa tersebut menjadi pahala. Ada beberapa cara untuk mengubah dosa menjadi pahala, sebagaimana dikemukakan oleh Ali Mahfud dalam bukunya “Cukuplah Allah Untukku”. Adapun cara tersebut adalah : Pertama , ti...

Agar Hari-Harimu Penuh Keberkahan

Tulisan ini hadir karena terinspirasi dari buku Robi Afrizan Saputra tentang Memperbaiki Diri Sepenuh Hati. Buku ini banyak membelajarkan kepada saya bagaimana strategi memperbaiki diri dengan sepenuh hati agar hari-hari yang dilalui bisa lebih bermakna dan berberkah. Adapun strategi tersebut adalah : Pertama , Kesadaran Diri. Sering kali kita berbuat salah. Kesalahan itu kadang memang dibuat secara sengaja, kadang juga terjadi begitu saja dan tanpa sengaja dilakukan. Jika memang kita menyadari kesalahan yang telah dilakukan, maka hendaklah berusaha memperbaiki diri, berdoa kepada Allah swt.. meminta dukungan kepada diri sehingga menjadi pribadi yang berjalan di atas kebenaran bukan kebathilan dan meminta dukungan kepada siapa pun agar selalu istiqamah dalam memperbaiki diri.   Kedua , Memperbaiki Niat. Setiap kegiatan yang kita lakukan harus memiliki niat karena Allah bukan dengan yang lain dan bukan untuk tujuan yang lain karena ingin dipuji, disanjung dan ingin mendapatkan ses...

Komunikasi Sebuah Solusi dalam Konflik

            Manusia adalah  makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan lainnya. Sebagai makhluk sosial,  mereka menginginkan agar terjalin hubungan yang baik antarsesama dan menghindari terjadinya konflik yang menyebabkan rusaknya hubungan. Hubungan setiap orang unik. Seseorang yang menjalin hubungan karena alasan-alasan yang unik. Alasan tersebut boleh jadi karena ingin mengurangi kesepian, mengurangi penderitaan, memaksimalkan kesenangan, mendapatkan pengetahuan, atau malah untuk mendapatkan stimulus fisik dan emosional. Stimulus fisik itu seperti kita butuh belaian dan pelukan. Sedangkan stimulus emosional itu seperti tertawa, menangis, butuh kejutan, harapan, dan menginginkan kehangatan (Joseph A.Devito). Alasan-alasan inilah sehingga setiap individu menjalin hubungan dengan yang lain. Separuh dari jalinan hubungan itu mengalami perusakan. Perusakan hubungan adalah menurunnya atau melemahnya ikatan h...

Memberatkan Tapi Menentramkan

Memberatkan Tapi Menentramkan Samsinar S.     Salah satu cara untuk menata dan memperbaiki diri adalah berkata jujur. Jujur adalah kata yang sangat indah didengar, namun keindahan katanya tidak semudah apa yang dibayangkan, karena sangat susah untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehar-hari. Semua orang mengetahui maknanya dan suka dengan kejujuran, akan tetapi mereka selalu mengabaikannya. Menurut Almudadi, jujur adalah sebuah sikap yang selalu berupaya menyesuaikan atau mencocokkan antara informasi dengan fenomena atau realitas. Dalam Islam, sikap seperti ini disebut shiddiq. Shiddiq memiliki nilai tak terhingga, karena semua sikap yang baik selalu bersumber pada kejujuran. Oleh karena itu, apapun yang dilakukan harus dilandasi dengan kejujuran. Suatu keindahan jika setiap individu bersikap jujur terhadap dirinya, anak jujur kepada orangtuanya, suami jujur kepada istrinya, pedagang jujur dalam usaha dagangannya, dan pemimpin jujur dalam melaksanakan tugas dan k...